Posted in KeluargaMilo

#KeluargaMilo : Dodo Sembuh

Alhamdulillah Dodo is back, jadi udah sembuh nih ceritanya. Bener-bener udah bisa angkat kepalanya lagi sendiri. Setelah sakit kuranglebih 1 minggu. Selama penyembuhan Dodo minum obat pil 3 kali sehari, dan antibiotik 2 kali sehari (tentu ini ada lupanya ya). Plus dipijet pakai minyak gosok,-ternyata yang di tulisan sebelumnya itu bukan minyak butbut gaess, setelah dokternya nanya “ini jadi dikasih minyak butbut? kok baunya beda ya” jadilah aku nanya ke si dokter emang minyak butbut bentuknya gimana? Waktu pas beli di warung orangnya ngasih yang di foto itu. Dan ya beda saudara-saudara, minyak butbut itu kemasannya botol plastik gitu. Pantes Dodo dipijet pakai minyak gosok yang dibeli kok nggak berasa panas ya , hihi. Maklum kami sama-sama awam dengan perminyakurut-an.

Alhamdulillah,Dodo sembuh. Kembali lasak, nakal dan usil. Selama sakit Dodo dan saudara-saudaranya tidak tidur di kandang, tapi dalam rumah. Dodo tidur di kamar nyempil di tengah. Setidaknya tidurnya tetap nyenyak selama sakit. Jangan lasak lagi ya Do.

Dan Dodo setelah sakit berat badannya nambah. Belum ditimbang sih, cuma secara fisik kelihatan kalau Dodo makin gembul. Ingat sih waktu itu dokternya bilang obat antibiotik itu plus vitamin. Makannya jadi ganas, berpindah dari satu piring ke piring lain.

edit1
Pose tidur favorit Dodo setelah sembuh; cicak nemplok

Begitulah kisah perjuangan Dodo  sembuh dari sakit salah bantalnya. Semoga nggak ada drama kepala nunduk lagi ya baik dari Dodo maupun anggota Keluarga Milo yang lainnya. 

Bicara soal anggota keluarga lainnya, perkenalkan juga makhluk halus eh makhluk hitam satu ini. Dia anggota keluarga pertama, bukan anaknya Milo. Tapi teman tumbuh dan saudara sepiringnya Milo. Hehe… Namanya Ncit, berasal dari Buncit, sebuah do’a semoga Ncit sentiasa buncit alias gendatss (gendut), gembul dan menggemaskan. Ncit dulunya ditemuin di depan rumah tetangga. Meong-meong dari pagi sampai siang. Awalnya kupikir dia kucing yang punya rumah, pas ditanya ternyata bukan. Ya sudah kupancing saja dia ke rumah. Waktu itu dia masih kecil, tapi nggak tau umur berapa. Imut. Beda sama yang sekarang, udah dewasa doyannya cari betina. Pulang-pulang baret sana sini. Apalagi kalau berantem sama kucing lain, teriakannyaa dahsyat. Cari pertolongan. Emang susah pelihara kucing jantan. Jarang tidur di rumah. Tapi hari ini Ncit dikurung di rumah, kakinya lagi sakit. Biasa sih ncit kalau pulang bawa penyakit. 

edit3
Ncit, kucing hitam gembul menggemaskan

Itu dulu cerita #KeluargaMilo hari ini. Semoga saudara-saudara meomeo lainnya selalu bahagia ya. Salam meomeo.

 

Advertisements
Posted in KeluargaMilo

#KeluargaMilo : Dodo Salah Bantal

Dari kemarin mau nulis tapi baru kesampaian hari ini. Hehe

PERKENALAN

Well, perkenalkan keluarga kucingku, sebut saja Keluarga Milo. Milo si induk kucing, aku yang awam dunia perkucingan ini jujur tidak kenal pasti Milo itu kucing jenis apa, kayaknya sih mix himalaya gitu. Warna putih abu yang lama kelamaan abunya luntur jadi yang putih juga jadi abu. Duh ini gimana. Pokoknya gitu deh. Milo itu kucing centil, udah lahiran beberapa kali tapi anaknya mati terus, baru ini yang insyaa allah panjang umur. Aamiin. 

Anak Milo ada 3 ekor, 2 jantan 1 betina. Warnanya sama semua, kuning kecoklatan. Beda jauh sama Milo yang putih abu. May be itu warna turunan dari bapaknya yang sampai sekarang masih misterius. Namanya siapa hayo? Karena aku dan sister suka doraemon maka anak-anaknya dikasih nama Doraemon (Dodo), Nobita (Nono) dan Sizuka(Sizu).

TRAGEDI

Beberapa hari yang lalu, tepatnya Kamis lalu Dodo yang sedang tidur siang dengan nyenyaknya, setelah sibuk ngerusuhin dapur, bangun dalam keadaan kepala nunduk ke bawah. Kupikir awalnya Dodo keselek lalat atau sesuatu yang masuk dalam mulut karna mangap terlalu lebar pas bangun. Eh tapi kok diperhatiin lagi Dodo makin aneh ya. Telinganya jadi merapat, terus kepalanya nggak bisa tegak, nafas sesak. Lehernya juga tampak bengkak. Fix ini ada something wrong sama Dodo.

Dodo pun di balut lehernya dengan batang sereh, cara tradisional untuk tulang patah. Tapi dia risih, susah makan, susah nyusu. O iya Dodo dan saudara umurnya sudah 4 bulan. Not baby anymore. hahah… 

Dodo yang malang. Sampai sabtu kemarin lehernya masih di balut sereh. Makan masih lahap, nyusu masih oke, masih suka lari-lari rebutan makanan. Meski suaranya jadi lebih pelan. Cuma aku dan sister yang risih dengan pemandangan Dodo lari-lari nunduk kepalanya goyang-goyang kayak zombie. Pengen ketawa tapi ya gitu…

Jadilah Sabtu malam Dodo kami bawa ke dokter hewan daerah Barelang. 

Pasien kucing malam itu cukup ramai, untungnya Dodo dapat urutan kedua setelah pasien yang mau dikebiri. Kucing yang datang gembal-gembil pengen dicubit. Do u know tanggapan pertama orang-orang yang lihat keadaan Dodo? ” salah bantal ya?” , dan pas pulang “jangan lupa bantalnya dijemur” lawak tapi kasihan. Kan Dodo tidur tanpa bantal. Hmmm… Saraf kejepit. Mungkin itu lebih tepat.

Dodo dapat giliran konsul cukup lama, jam 8 lewat, itupun barengan sama kucing kecil yang juga lagi sakit-pilek. So, Dokternya bilang Dodo ada masalah di saraf leher,ada 2 kemungkinan sebabnya ; jatuh, atau berantem sama kucing lain. Entahlah mana yang tepat, mungkin Dodo yang lasak ini pernah jatuh waktu manjat-manjat kandang, manjat pagar, atau jatuh pas tidur di kandang. Dodo di suntik 3 kali malam itu, suntikan untuk saraf. Dikasih obat pil dan  sirup antibiotik. Berasa momong bayi orang ke dokter anak ya… hahaha. Biayanya cukup terjangkau loh dibanding dokter lain (pengunjung lain said). Terus ditambah harus rajin dipijit lehernya pakai Minyak Butbut. Minyaknya beli di warung klontong sebotol kecil harganya 20 ribu.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Minyak Butbut
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Dodo
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Dodo jalan

Gimana cara Dodo minum obat?

Mulutnya dibuka terus plung obatnya dimasukin ke dalam mulut paling dalam biar mudah ditelan, karena obatnya cukup pahit. Sirup diminum pakai suntikan kecil yang emang dikasih buat obat ini. Cukup susah ngasihnya karena sering diludahin lagi. Lebih pahit dari obat pil, kata dokternya gitu. Hehe.

Dan kemarin (Ahad) Dodo suntik lagi, kali ini cuma sekali. Tapi sangat bisa buat balikin suara Dodo yang nyaring. Efek suntiknya bikin Dodo kebas, lemas gitu. Kasiaan… Makanya Do jangan nakal.

Hari ini Dodo jadwal suntik terakhir. Semoga setelahnya Dodo bisa normal lagi. Aamiin

Buat teman-teman kucing yang lain, pesan keluarga Milo : jangan lasak ya, jangan suka berantem, hiduplah aman dan damai, kalau dirasa ada yang sakit langsung kasih tau owner biar dibawa ke dokter. Salam meomeo…

 

 

Posted in Random

Antri Shalat

Beberapa hari yang lalu kakak dan aku mengisi tanggal merah dengan nonton film yang sedang hits di bioskop. Iya Captain Marvell. Tidak aku tidak akan menceritakan pengalaman atau bocoran filmnya. No. Aku ingin sedikit mencurahkan gunungan dialog dalam pikiranku saat itu.

Selesai nonton kakak dan aku berkeliling sebentar di pusat perbelanjaan sembari menunggu waktu shalat Magrib masuk. Tadinya aku ingin segera ke mushalla yang ada di lantai dasar pusat perbelanjaan. Tapi si kakak ngotot mau belanja bentar. Oke, kumanut saja. Setelah puas keliling-keliling, hampir masuk shalat Magrib menuju mushalla bawah kakak berencana ingin pindah ke mesjid di luar pusat perbelanjaan. Ya cukup dengan naik sepeda motor. Alasannya karena di mushalla pasti ramai dan ngantri. Malah pikirku akan sama saja. Maka kami tetap menuju mushalla . Dan benar saja, waktu shalat belum masuk tapi ruangan yang tidak begitu luas itu sudah dipadati oleh jamaah yang mau shalat. Akhirnya kami ikut antrian, menunggu kloter jemaah pertama selesai shalat. Yang artinya berdiri di pintu masuk. 

Entah mengapa saat itu aku seperti dipukul sebuah palu besar, oleh pertanyaan yang kubuat sendiri dan kutanyakan pada diri sendiri,

“rela antri desak-desakkan begini, apakah benar untuk menemui dan beribadah pada Allah atau hanya sekedar penggugur kewajiban yang menjadi beban? Supaya nanti ketika lanjut belanja-belanja lagi tidak ada beban belum shalat?”

Apakah kita benar-benar ingin beribadah sebagaimana hakikat penciptaan kita sebagai hamba Allah? Ah, aku masih belum bisa menjawabnya. Karena yang kutemui dari diriku hanyalah sebuah keinginan membayar kewajiban.

Desak-desakan antri begini aku jadi mengerti betapa berharganya setiap waktu yang diberikan. Saat lapang dan tidak perlu antri untuk shalat. 

Di luar sana ada yang ingin beribadah menghadap dan berdialog dengan Allah namun dihalangi, dilarang bahkan nyawa jadi taruhan.

Di luar sana ada yang ingin beribadah namun tulangnya tak lagi sanggung menopang tubuh, sendinya tak mampu memperagakan gerakan shalat, dan hanya bisa terbaring tak berdaya.

Di luar sana ada yang ingin beribadah dengan tenang di rumahnya, namun dimana ia bisa berlindungpun tak pernah tau.

Di luar sana ada yang ingin mengenal Allah namun dunia menghalanginya.

Di sini kita bisa melakukan semuanya tanpa penghalang selain diri kita sendirilah penghalang yang paling tinggi.

 

Coklatjingga
Posted in Random

Siklus Tidur

Amal itu harus ada ilmu.

Dulu kupikir pernyataan itu hanyalah untuk amal-amal tertentu, amalan yang berdampak luas. Tapi ternyata semua amal dan perbuatan itu memang harus ada ilmunya.

Jadi setelah baca buku Productive Muslim nya Mohammed Faris, aku mendapatkan ilmu baru yang selama ini abai ku perhatikan. Tentang tidur. Tidur mah tidur aja. Iya tapi ternyata tidur pun ada perhitungannya. Bukan berupa perkalian bagi tambah kurang ya, hehe. Jadi aku baru tau kalau ada yang namanya siklus tidur. Siklus tidur?

Jadi tidur itu punya beberapa fase dalam satu kali siklus. Nah tiap orang beda-beda dalam siklus tidurnya. 

Fase 1 atau tahap 1 : Adalah ketika kita mulai menutup mata untuk tidur. Dalam fase ini kita masih cukup sadar, jadi kalau ada gangguan kita masih bisa merespon. Kira-kira 15-20 menit,

Fase 2 : Tidur ringan. Kita mulai hilang kesadaran tapi masih bisa mendengar suara-suara atau merasakan gerakan-gerakan yang ada di sekitar. Jika terbangun pada fase ini kita akan merasa waspada dan hampir sadar.

Fase 3 dan 4 : Tidur nyenyak, kita mulai lelap dan sudah tidak respon terhadap suara-suara atau gerakan yang ada di sekitar. Tidak sadar. 

Fase 5 : Rapid eye movement, difase ini kita mengalami mimpi-mimpi yang bermacam. Dan merupakan transisi dari tidak sadar menuju sadar, kembali ke fase awal. 

Kalau kita terbangun ditengah-tengah siklus itulah yang menyebabkan badan lesu, lelah dan seperti belum tidur. Jadi upayakan agar terbangun pada akhir siklus. Rata-rata siklus tidur berlangsung selama 90 menit. Jadi kalau kita tidur jam 10 dan bangun jam 4 kita sudah melewati 4 siklus tidur. Dan bangun di waktu yang tepat, yaitu akhir siklus.

Dengan mengetahui siklus tidur kita bisa memperkirakan jam berapa baiknya untuk tidur agar siklus kita terpenuhi dan dapat bangun dengan suasana dan perasaan yang tenang serta tubuh yang segar. For me, aku sudah mencoba dan memperhatikan siklus tidurku seminggu terakhir . Ternyata genap aku melalui 4 siklus tidur setiap malamnya mencukupi kebutuhan tidur 6 jam.

Ketika tidur di jam 10 malam, aku dapat dengan mudah terbangun di jam 4 pagi. Tanpa alarm, tanpa drama tarik selimut lagi. Lalu aku mencoba tidur jam 11 malam kadang lewat, hasilnya bisa bablas bangun jam 5 lewat dan itupun masih terkantuk-kantuk. Karena siklus tidur yang belum terpenuhi. Untuk itu sekarang memang harus menghindari tidur terlambat atau lewat agar bisa bangun dengan pikiran dan tubuh yang segar.

Begadang jangan begadang kalau tiada artinyaaa… (autonyanyi)

Bahkan untuk urusan tidur saja harus tau ilmunya, agar tidur tetap bernilai ibadah. 

Jadi jangan asal tidur, perhitungkan demi tidur berkualitas dan tubuh yang bugar ya.

 

Coklatjingga

Posted in Random

Cerita Selai Coklat

Di rumah ada coklat bubuk yang masih terbungkus rapi belum dibuka sama sekali. Di bagian kotak tertulis expired date nya 24 Maret 2019. Hmmmm,,, bentar lagi nih. Coklatnya masih utuh sayang kalau dibuang kalau sudah expired. So kupikir coklat bubuk ini harus berubah jadi sesuatu sebelum masa kadaluwarsanya datang. Kan mubazir kalau dibuang. Dan muncullah ide untuk membuat selai coklat homemade yang ekonomis. Cari-cari resep di laman pencarian google dan kutemukan resep yang cukup ringkas dan pas dengan ketersediaan bahan di rumah. Alhamdulillah selainya jadi, walau tidak sempurna dan semirip yang resep tampilkan tapi kubahagia.

Selama pembuatan selai aku merenung ini kapan jadinya yak?  tentang kesenangan baruku, masak. Kenapa bisa seenjoy itu buat masak resep-resep yang sering gagalnya. hehe. Maklum kan percobaan pertama memang sudah biasa gagal supaya tau dimana kurangnya, (bela-diri). Coklat diaduk pikiranku kemana-mana. Kamu mau jadi koki? Atau buka usaha kuliner? Dan datanglah ia menyapaku seraya berkata ” hai kamu lupa denganku? Impianmu dari dulu. Akan mengusahakan agar kelak suami dan anakmu jarang jajan diluar. Kamu selalu sedia masak makanan keinginan mereka.Jangan lupain aku dong”. Impian yang datang ngotot dan berontak. Itu coklatmu bau gosong adalah hayalan masa dulu jika memikirkan tentang pernikahan dan berumah tangga. Impian yang aneh. Impian yang pelit. Hahaha…

Memasak sendiri memang tidak selamanya efektif, selain makan waktu juga ada kemungkinan gagal , rasa yang aneh dan bentuk yang tidak menggoda. Belum lagi kalau bahan yang ada di rumah kurang karena belum belanja. Mau masak dengan bahan yang seadanya juga bingung masak apa. Jadinya waktu memikirkan menu apa yang akan dibuat juga menambah lamanya keputusan memasak. Kalau sudah lelah juga jadinya mager. Dilema manusia ya itu, banyak mau banyak juga alasan menolaknya. Tapi setelah dijalani, semua jadi menyenangkan apalagi bisa makan buatan sendiri. Ada sensasi yang berbeda dibanding saat beli jadi. Dan lagi tidak semua masakan memakan waktu yang lama, masak selai coklat misalnya. Cuma makan waktu 15-20 menit dan taraaaa… selaipun jadi.

Intinya semua itu kembali pada kemauan masing-masing yang serius dengan kemauan itu. Kalau cuma sekedar mau semua orang juga mau, tapi tidak semuanya bisa serius (dalam banyak hal ya ini) contohnya aku. Banyak mau tapi cuma sekedar “mau”. Tapinya lagi bukan semua yang memasak di rumah itu lebih baik dari yang nggak masak, kembali lagi dengan kesibukan yang dimiliki. Kalau aku yang waktunya luaaaaang sekali ini ya durhaka kalau nggak masak, mau leyeh-leyeh aja Minta diusir

Untuk (calon) suamiku kelak, banyak bersabar ya kalau mau jajan kularang 😀 dan bersabar juga jadi kelinci percobaan setiap masakan yang kubuat ,hahaha. Tenang aku tidak akan meracunimu.

 

Coklatjingga
Posted in Random

Jodoh Datang (Tak) Terlambat

Ada yang sedang gundah, galau dan resah. Menanti seseorang yang akan menjadi pelengkap hidupnya. Sementara di luar sana teman-teman dan orang terdekat satu persatu telah mencetak undangan, menyewa gedung dan mempersiapkan hal-hal terindah dalam resepsi impiannya. Mencoba biasa tentu akan menjadi terlihat tak biasa. Tapi mempertanyakan juga akan lebih menyiksa. Berandai-andai dan mencari jawaban mengapa belum? Apakah ia memang datang terlambat karena aku yang belum sepenuhnya siap?

Pertanyaan-pertanyaan dari sekeliling pun semakin membuat hati terpenjara, seolah pulang ataupun reunian menjadi ajang uji nyali. Nyali siapa yang paling tangguh menjawab pertanyaan berulang dengan hati yang lapang dan senyum yang mengembang. Menjawab dengan selembut sapa disertai kalimat “doakan saja semoga disegerakan“. Padahal di dalam hati terasa nyeri, mengapa selalu dibandingkan. Mengapa selalu dianggap lambat dan lamban. Berada dalam situasi ini memang sangat tidak mudah, ketika yang bertanya tidak bisa merasakan perasaan yang ditanya. Menganggap pertanyaan itu adalah bentuk perhatian, kepedulian dan saling mengingatkan. Mengingatkan? Iya mengingatkan akan usia, akan waktu yang berjalan dan untuk tidak hanya terpaku pada pekerjaan.

Maka di momen mengingatkan itu, mari sama-sama saling mengingatkan.

Jodoh itu rezeki dari Allah, sebagaimana rezeki umur, kebendaan, karir dan rezeki-rezeki lainnya. Hanya Allah yang Maha Mengetahui dan Maha Kuasa tentang berapa, bagaimana dan dimana ia diberikan. Dan semuanya sudah terikrar dalam perjanjian kita dengan Allah jauh sebelum kita lahir.

Sesuai dengan janji itu, Allah sudah merincikan siapa, kapan dan dimana jodoh itu akan kita temui. Sayangnya kita tidak diberi ingatan tentang janji itu, ia menjadi rahasia di dunia. Agar kita bisa mempersiapkan dengan baik setiap waktu yang tersedia menjelang pertemuan itu. Maka jika saat ini kedatangannya belum juga terlihat, itu bukan disebab ia datang terlambat, namun memanglah belum sesuai waktu yang ditentukan.

Galau dan bersedih hanya akan membuat segala persiapan menjadi terhambat. Selagi waktu tersedia hari ini dan detik ini maka persiapan harus terus dilakukan. Persiapkan dirimu, mungkin saja di detik, menit, jam berikutnya itulah waktumu. 🙂

Wallahu a’lam…

 

Coklatjingga
Posted in Random

Digital Detox

ig

Finally dietnya gagal.

Digital detox itu suatu upaya buat kita tetap waras di tengah ‘kegilaan’ dunia digital yang sering kita gunakan. Salah satunya yang paling banyak pengguna dimanapun itu seperti ponsel untuk membuka IG. Sering dibahas sekarang ini mengingat makin banyaknya orang yang kegandrungan bahkan tidak bisa lepas darinya. Seperti cinta gila atau tergila-gila.

So, beberapa hari ini aku mencoba untuk mendetox kecanduanku pada IG. Aplikasi sosial media satu ini benar-benar sulit lepas dari tangan. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Melihat deretan wajah-wajah, postingan yang berubah-ubah setiap menit bahkan detik. Mengetahui banyak berita yang kadang di luar kesanggupan diri untuk menerimanya. Yang tak jarang menjadi sebab imanku kian teruji. Bagaimana tidak? Hari-hari yang ku lalui dengan membaca tulisan-tulisan pemotivasi, melakukan aktifitas yang membangun energi dan pikiran positif, yang sungguh sulit untuk kuupayakan, seketika tiada guna saat melihat orang lain bahkan teman sendiri sudah menginjak step baru yang lebih baik, karir yang bagus, keluarga kecil bahagia, liburan yang menyenangkan, duh Allah, penyakit hatiku mudah kambuh melihat ini. Padahal kutau kalau Allah sangat melarang kita menyimpan penyakit ini, karena tidak bisa dipungkiri ia akan menghanguskan amal ibadah yang sudah lama diperjuangkan dan ditabung untuk pulang. hmmmm

Maka mengurangi adalah mungkin lebih baik. Lagipun aku belum mampu menggunakannya untuk hal yang lebih bermanfaat. Dan waktu yang terbuang cukup banyak hanya demi mengetahui update terbaru dari orang lain. Oke, aku enggan menjadi gila karnanya.

Diet ku bukan diet mayo, ataupun  diet karbo. Tapi diet IG. Mengurangi penggunaannya dengan me-log out akunku untuk beberapa hari. Kemarin aku mencoba selama empat hari. Selama itu tidak dipungkiri tanganku masih suka nakal membuka aplikasi namun karena sudah log out dan malas log in ketik email dan password jadinya dietku berhasil detik itu. Beberapa kali seperti itu. Ternyata meninggalkan kebiasaan itu sungguh berat ya. Semoga berat di awal saja. Sementara aku tau kebiasaan itu adalah kebiasaan buruk yang memang harus ditinggalkan. Rasanya cukup menyenangkan bisa terlepas dari kegundahan karena melihat kehidupan orang lain. Empat hari itu aku fokus dengan diriku sendiri, menikmati setiap waktu yang ternyata begitu luang dan bisa kugunakan untuk hal-hal baru. Bahkan bahagianya lagi selama empat hari berjarak dari IG aku bisa menyelesaikan membaca dua buku yang biasanya satu buku saja baru bisa selesai di baca satu minggu. Alhamdulillah.

Sayangnya diet ini GAGAL. Why???

Tujuan awalnya diet ini kulakukan sampai hari ini (Ahad) dan baru akan log in lagi nanti malam. Eh karena suasana weekend (padahal tiap hari mah weekend buatku) jadi kalah dengan dalih “bentar aja”. Log in nya bentar sih tapi sering. Log in-log out beberapa kali dalam rentang waktu tiap 1-2 jam, aksesnya sebentar tapi kalau dikalkulasikan jadi sama  ya. Huft… Belum istiqomah.

Tapi bersyukur aku bisa lepas dan semoga makin hari makin terbiasa untuk lepas hingga tidak lagi kecanduan. Melihat kehidupan orang di jaman sekarang godaan iblis dan setannya lebih besar. Astaghfirullah.

Semoga ke depan bisa lebih baik lagi dan tidak lagi didera penyakit hati. Semakin berdamai dengan kehidupan baik nyata maupun maya. Doakan hatiku agar ia lekas sembuh, agar ia tak lagi suka mengeluh.

Yuk dicoba dietnya.

Coklatjingga